Manusia hidup di alam dan bersama alam. Manusia dan alam hidup untuk mencapai tujuan masing-masing. Dalam mencapai tujuan masing-masing, alam tidak membutuhkan manusia, tetapi manusialah yang membutuhkan alam. Kita mengambil semua yang kita butuhkan dari alam. Alam memberikan semua bahan-bahan yang kita perlukan, tinggal bagaimana manusia mengolahnya.
Alam adalah suatu sistem yang seimbang. Alam mengatur dirinya secara mandiri. Semua bisa berjalan dengan teratur, walaupun tanpa bantuan manusia. Semua berasal dari alam, oleh alam, untuk alam, dan kembali ke alam.
Berbeda dengan alam, manusia membutuhkan alam untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia tidak bisa hidup tanpa adanya alam ini. Dengan kata lain, manusia bergantung pada alam. Manusia memanfaatkan alam untuk memenuhi kebutuhannya seperti makan, minum, pakaian, tempat tinggal, dll.
Dalam hidup bersama alam dan memanfaatkannya, manusia tidak boleh berbuat sekehendaknya sendiri, misalnya mengeksploitasi hutan sembarangan, membuang sampah sembarangan, dll. Alam juga butuh keseimbangan untuk berjalan dengan normal. Apa yang terjadi jika alam tidak seimbang dan tidak normal seperti adanya? Akan terjadi banyak bencana alam yang tentunya akan merugikan manusia sendiri. Misalnya, pengeksploitasian huatan secara sembarangan, penebangan secara liar, dll, itu akan menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor, sumber air berkurang, kekeringan, dll. Dan siapa juga yang rugi? Tentu saja manusia.
Jika manusia ingin hidup harmonis dengan alam, manusia juga harus memperlakukan alam dengan baik. Jika manusia berlaku baik pada alam, alam pun akan bersahabat dengan manusia.
Oleh karena itu, biasakan oleh kita untuk selalu menjaga hubungan baik kita dengan alam, seperti dengan membuang sampah di tempatnya, menggunakan hasil hutan dengan sebaik-baiknya, menggunakan teknologi ramah lingkungan, dll. Karena apapun yang kita lakukan pada alam, hasilnya akan kembali kepada kita juga.
—(A026)—